TANGGAPAN ANGGOTA DPRA AZHARI CAGE TERHADAP FORKAB YANG MELAPORKANNYA KE POLDA ACEH




   ATATNABERITA.COM  ~ BANDA ACEH - Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cage tidak mengambil pusing terkait laporan Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh terhadap dirinya ke Polda Aceh.

 Seperti diketahui, Forkab Aceh telah melaporkan Azhari Cage ke Polda Aceh, Senin (19/8). Azhari dituduh berupaya mengibarkan bendera bintang bulan dan menurunkan bendera merah putih di gedung DPRA. Serta mengkoordinir aksi mahasiswa tersebut. "Kita tidak mengambil pusing masalah pelaporan mereka (Forkab)," kata Azhari Cage , Selasa (20/8).

 Azhari membantah keras terkait tuduhan adanya upaya menurunkan bendera merah putih saat aksi tersebut. Dirinya memastikan tidak ada rencana itu, bisa dibuktikan dari foto, video yang beredar atau bahkan dapat dilihat dari siaran langsung facebook.

 "Kita pastikan itu tidak ada, karena memang sejak aksi dimulai pukul 11.00 WIB, saya terus berada dengan mahasiswa, dan siaran langsung di facebook bisa dilihat, itu menjadi bukti sangat kuat untuk membuktikan bahwa tidak ada upaya menurunkan bendera merah putih,"tegasnya.

baca juga : forkab lapor anggota dpra ke polda aceh


 terus Azhari cagei mengatakan, jika memang ingin mengetahui siapa yang mengkoordinir mahasiswa seperti yang dituduhkan terhadap dirinya. Polisi juga bisa memanggil langsung koordinator lapangan atau penanggung jawab aksi.

"Tinggal panggil korlap dan penaggung jawab demo kemarin. Itu semua akan terbuka, akan terbukti. Apakah mereka ada yang mensetting, mendalang atau mereka atas kemauan sendiri," tutur Azhari.

Azhari juga mempertanyakan mengenai tidak adanya izin aksi seperti yang disampaikan polisi. Jika memang seperti itu, kenapa sejak pertama tidak dilarang, dibubarkan atau tidak diperbolehkan masuk ke halaman kantor DPRA. "Dan tidak dikoordinasikan juga dengan kita, kalau tidak ada izin, kan kita tidak terima kan," tandasnya.

 Selain itu, Azhari meminta, jangan setelah terjadinya pemukulan terhadap mahasiswa dan dirinya. Sekarang malah mencari kambing hitam untuk memutar balikkan fakta. "Ini tidak lazim, maka masyarakat Aceh akan semakin ragu terhadap penegakan hukum yang terjadi di Aceh," imbuhnya.

 Kemudian, mengenai tuduhan Forkab Aceh terhadap dirinya itu, Azhari menyampaikan bahwa pihaknya beserta dengan tim hukum sedang melakukan kajian atas laporan tersebut. "Apakah terdapat unsur-unsur fitnah, atau pencemaran nama baik atau pembunuhan karakter, maka Forkab dalam hal ini Polem Muda akan kita laporkan balik," pungkas Politikus Partai Aceh itu.(**)

Artikel Terkait

jika ingin berkomentar,maka tulislah berupa saran dan nasehat.
EmoticonEmoticon